Tenda membrane mempunyai berbagai model dan desain yang sangat bervariasi. Hal tersebut dikarenakan tenda tersebut tidak memiliki standar untuk model dan desain. Siapapun dapat mendesainnya sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya, hanya dibatasi oleh kondisi atau keadaan lokasi tempat dari atap membrane ini akan dipasang. Banyak dibilang, bahwa bentuk yang dihasilkan dari desain membrane menimbulkan kesan modern dan futuristik. Lengkungan-lengkungan indah dengan sudut yang tajam membuatnya semakin dilirik oleh banyak hal.

Desain Atap Membrane yang sering dipakai

Tenda membrane memiliki struktur yang terbuat dari besi atau baja. Jenis tenda ini biasanya sering digunakan sebagai struktur yang tidak begitu besar, seperti halnya sebagai atap teras rumah ataupun membuat semacam canopy pada beberapa bagian bangunan. Struktur kerangka atau besi pinggiran membrane membuat tenda menjadi lebih kokoh dan mampu tahan terhadap berbagai macam kondisi cuaca seperti hujan deras disertai angin kencang. Untuk itu berikut beberapa pilihan desain atap membrane yang menarik dan cocok untuk bangunan Anda.

EPDM atau Karet Sintetis

Thermoset atau karet sintetis umumnya dibuat dari bahan EPDM (ethylene propylene diene monomer rubber). Strukrur utama pada material atap ini ialah jaring-jaring polyester. Untuk harganya relatif lebih murah, memiliki elastiaitas tinggi, serta mampu digunakan dalam jangka waktu lama. Material ini biasanya dijual berbentuk lembaran. Pemasangannya dengan disambung memakai lem. Namun, diperlukan perawatan secara berkala karena sambung lem ini sering bocor.

Olefim Termoplastik atau TPO

Desain atap TPI dapat mempunyai jaring-jaring fiberglas maupun polyester. Dapat bertahan dalam waktu lama dan mempunyai material yang sangat kuat. Cara memasangnya dengan dilas. Namun, elastisitasnya lebih rendah dari EPDM dan PVC.

PVC

Tenda membran PVC memiliki struktur tarik atau tensil. Model atap ini sering digunakan pada desain area parkir yang luas. Memiliki desain unik  dan menarik karena tidak kaku karena sifatnya merupakan struktur tensil. Pemasangannya juga dilas, namun kurang ramah terhadap lingkungan karena kadar VOC dari bahan pembentuknya masih cukup tinggi.

PTFE

Atap membrane desain PTFE (polytetrafluoroethylene) ini sering digunakan sebagai penutup atap pada banyak bangunan atau area semi outdoor dengan berskala besar. Dengan jaring-jaring bermaterialkan fiberglass, atap ini mampu bertahan hingga 30 tahun dan kondisi cuaca yang ekstrim. Pada dasarnya, lapisan PTFE tersebut digunakan dalam anti lengket pada panci atau teflon, sehingga air dan kotoran tidak akan mudah menempel di permukaannya dan membuat kusam. Namun karena penggunaan material inilah yang menyebabkan desain tenda membran PTFE mahal harganya.

Itulah beberapa desain atap membrane yang dapat dipilih sebagai penutup bangunan Anda. Dengan menentukan desain yang tepat, akan menjadikan tampilan bangunan menjadi lebih indah dan enak untuk dipandang.

Call Now Button0811-3000-44
error: DMCA protected !!